Selasa, 17 Januari 2012

Someone said :

kepintaran itu bukanlah sesuatu hal yang paling berharga dalam hidup aku , tetapi yang aku rasa paling berharga itu hanyalah jiwa besar dalam menjalani hidup yang tentu nya akan menghasilkan berbagai pengalaman yang berkesan dalam hidup baik saat suka ataupun duka.
hebat yah prinsip nya , kita juga bisa jadi pintar bukan hanya karena dari buku yang kita pelajari dan kita baca , namun kita juga bisa banyak belajar dari pengalaman . Pengalaman yang bisa buat kita jauh lebih pintar. terima kasih banyak buat inspirasi nya kakak.

Senin, 16 Januari 2012

Belajar Keuangan itu asyik

cara asyik belajar akuntansi

Memang untuk memahami pelajaran akuntansi tidaklah mudah. Nah, bagi kalian yang ingin mahir akuntansi cocok banget buat baca artikel ini. 

Strategi Baca Buku Akuntansi
1.  Baca buku secara saksama. 
Yakinkanlah diri Anda telah membaca dan memahami isi buku tersebut.  Membaca buku tidak perlu berulang-ulang, sekali saja cukup (asal paham).  Baca sekali dan langsung paham.
2.  Baca secara urut.
Dalam membaca buku akuntansi, Anda harus membaca secara urut dari bab paling depan, kemudian bab demi bab dibelakangnya (khususnya buku Akuntansi Dasar dan Akuntansi Biaya).  Jika Anda tidak paham isi bab 3, tentu akan jauh kesulitan untuk memahami bab 4.
3.  Jangan tergesa-gesa dalam membaca.
Pastikan bahwa Anda memahami isi materi yang Anda baca. Biar membaca secara lambat, asal Anda memahami isinya, itu jauh lebih baik daripada Anda membaca cepat tetapi tidak memahami isinya. 
4.  Beri tanda pada istilah atau kalimat yang menurut Anda paling penting. 
5.  Membaca bukan sekedar mengeja huruf ataupun angka.  Pahami makna setiap kalimat yang Anda baca.  Cari tahu asal usul angka hitungan.
6.  Hitung ulang angka2 yang ada pada buku itu. 
Telusuri asal usul angka itu.  Hal ini bukan berarti Anda tidak percaya pada buku itu, akan tetapi jika penelusuran Anda benar, berarti pemahaman Anda juga benar.
7.  Buat ringkasan
Agar Anda tidak perlu membaca bab itu berkali-kali, buatlah ringkasan.  Ringkasan singkat akan mengingatkan diri Anda pada isi secara keseluruhan.  Ringkasan tidak harus berupa kalimat singkat yang ditulis secara kecil-kecil, akan tetapi bisa berupa gambar.

Jumat, 13 Januari 2012

Think Like a Fish

Ada sebuah ungkapan yang sangat menarik dalam bahasa Inggris yang bunyinya 'Think Like a Fish' yang artinya 'Berfikirlah seperti ikan'. Nampaknya sangat sederhana, namun jika diterapkan akan berhasil dengan jitu ketika kita berkomunikasai dengan orang lain.
Think like a fish atau 'berfikir seperti ikan' artinya, kalau kita suka lemper, jangan memancing memakai lemper! Pakailah cacing sebagai umpannya karena ikan suka cacing sehingga ikan bisa kita tangkap. Kelihatannya sangat sederhana, namun dalam kehidupan kita sehari-hari sering kita tidak memanfaatkan prinsip ini. Seringkali kita mengajak maupun menawarkan sesuatu kepada orang lain atas dasar kepentingan kita sendiri. Sehingga sudah tentu seringkali ide maupun tujuan kita tidak diiikuti oleh orang yang kita ajak berkomunikasi.
Untuk lebih sederhananya, saya punya contoh nyata yang sangat bagus untuk dijadikan gambaran. Saat itu grup kami di dunia pendidikan bermasalah dengan daya listrikyang rendah dan tentu membutuhkan daya listrik yang cukup tinggi. Sedangkan di pertokoan tempat grup kami  itu daya listrik sudah tidak bisa masuk lagi. Namun di sebelahnya ada ruko kosong tetapi daya listriknya cukup tinggi. Satu-satunya jalan yang bisa memecahkan masalah adalah bagaimana caranya membuat daya listrik di ruko sebelah mau mau diturunkan oleh pemiliknya, sehingga daya listrik di tempat kami dinaikkan.
Jika pada saat itu kita datang kepada pemiliknya dan bicara,"pak, kami membutuhkan tambahan daya listrik sedangkan daya listrik sudah tidak boleh masuk ke prtokoan ini, bisakah daya listrik di toko bapak diturunkan ?" Saya jamin dia akan menjawab dengan mempersulit, mungkin dia mengatakan,"Harganya kan mahal ?"  atau "Anda mau bayar berapa ?"dan sebagainya. Intinya adalah kita sangat susah untuk mengGOAL-kan ide dan maksud kita.
 Namun, apa yang saya katakan saat itu ? Kita semua mengetahui semua orang sangat keberatan dengan membayar abodemen yang tinggi. Ketika saya datang ke tempat pemiliknya, saya sudah tahu cacingnya. Cacing yang kita maksud di sini adalah bagaimana kita mengajak dia berfikir bahwa pemilik ruko itu akan membayar abodemen yang cukup tinggi. Akhirnya saya mengatakan,"Pak, ternyata daya listrik bapak lumayan sekali yaa ? Berapa bapak harus membayar abodemen setiap bulannya ?". Ketika saya mengatakan seperti itu, apa yang terjadi ? Pemilik ruko ini pun sangat terperangah kaget dan menyadari bahwa selama ini ia membayar abodemen karena daya listrik yang cukup tinggi dan mengatakan,"wah...berarti dayanya harus diturunkan ini! Bisa saya minta tolong mengurus penurunan dayanya ?"
Inilah yang terjadi ketika kita berbicara atas kepentingan lawan bicara kita, akhirnya dengan sendirinya Bapak pemilik ruko itulah yang meminta kami untuk membantu menurunkan daya listrik rukonya. Usaha kami untuk meningkatkan daya listrik di perusahaan kami pun berjalan dengan lancar. Think like a fish, berfikirlah seperti ikan, berfikir atau berbicaralah atas kepentingan lawan bicara kita.

kesadaran

Setidaknya kita pernah mencoba menjadi yg lebih baik dalam hidup ini, berusaha melakukan sesuatu , jangan pernah rubah dirimu untuk mereka yang tak mau berubah karena itu akan percuma ..
Biarkan kita dan hidup ini yang merubah nya, tak perlu mereka ..
Tersenyumlah dan yakin ada orang yang lebih baik yang menanti kita di depan ..

Kamis, 12 Januari 2012

A Little story about me

My full name Gangga Gaurhy Devi , just call me Gangga. I was born in Denpasar on 19 April 1993, I have parent who are so very fond of me. I am now studying at  Polyetechnic Country Bali half a Managerial Accounting majors.And also majored in the same country one vocational high school Gianyar. Three years explore the science of accounting is a very interesting challenge in the history of my life, indeed the first time my father who sugessted i majored in accounting, i was intially a little hesitant, but i'am slowly triying to accept it because i do not want to dissapoint him. any school where father who choose it for me, it's basically all he thought of the distant days. And when it goes wrong i just received. My short stories have graduated from vocational school an polyetechnic in the country went on Bali, and even then also the choice of my parent when i want to continue at Sanata Dharma University, but seems to not allow my father went to out of town. an as i write this story that's when i nerly six month has been living in Jimbaran hill with of friend of mine. A little story about me, as our initial intruduction. Byeeee!!!!